Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jurnal 8 id » BNPB Tinjau Pembangunan Huntap dan Huntara untuk Korban Banjir dan Longsor di Tanah Datar

BNPB Tinjau Pembangunan Huntap dan Huntara untuk Korban Banjir dan Longsor di Tanah Datar

  • account_circle jurnal8.id
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanah Datar – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (7/1/2026).

Peninjauan dilakukan oleh Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, didampingi Wakil Bupati Tanah Datar. Kegiatan ini bertujuan memastikan percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam proses pemulihan pascabencana.

BNPB dan Pemkab Tanah Datar meninjau lokasi Huntap di Kecamatan Rambatan. (Dok Foto : Jurnal8.id)

Lokasi pertama yang dikunjungi berada di Tanjung Alam, Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan. Di kawasan seluas 4,8 hektare tersebut akan dibangun Huntap untuk 129 kepala keluarga. Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada 70 unit rumah di atas lahan seluas 1,8 hektare.

Selanjutnya, rombongan meninjau pembangunan Huntara di Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh. Sebanyak 23 unit Huntara dibangun di tiga lokasi, yakni Jorong Padang Kunyik, Jorong Aru, dan Kapuah.

Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, mengatakan kunjungan ini untuk memastikan pembangunan berjalan lebih cepat dari target. Ia menegaskan bahwa Hunian Sementara harus segera dapat ditempati masyarakat sambil menunggu pembangunan Hunian Tetap selesai.

“Ini memastikan bahwa negara hadir. Masyarakat terdampak diharapkan segera mendapatkan Hunian Sementara sambil menunggu Hunian Tetap. Kami mendorong percepatan, bahkan dari evaluasi dua minggu kami minta dipercepat menjadi 10 hari,” ujar Rustian.

Sestama BNPB, Dr Rustian bersama Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly saat diwawancarai wartawan dilokasi Huntara (Dok Foto : Jurnal.id )

Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Huntara disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat, yang sebagian besar bekerja sebagai petani dan pegawai. Pemerintah menargetkan agar seluruh warga terdampak di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat dapat menempati Huntara sebelum bulan Ramadan.

Selain meninjau pembangunan hunian, Sekretaris Utama BNPB bersama Wakil Bupati Tanah Datar juga mengunjungi lokasi pengungsian yang tidak jauh dari area pembangunan Huntara di Nagari Bungo Tanjung. Sebanyak 76 jiwa dari 23 kepala keluarga menerima bantuan berupa family kit, matras, tikar, serta kebutuhan dasar lainnya.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BNPB atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Tanah Datar.

“Kami mewakili pemerintah daerah dan masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat. Harapan kami masyarakat terdampak bisa kembali hidup layak, tidak hanya dari sisi tempat tinggal, tetapi juga dari sisi ekonomi,” kata Ahmad Fadly.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga telah mendata sawah dan pelaku UMKM yang terdampak bencana. Selain pembangunan Huntara dan Huntap, pemerintah menyiapkan skema Dana Tunggu Hunian (DTH) serta bantuan untuk rumah rusak sedang dan ringan, masing-masing sebesar Rp30 juta dan Rp15 juta.

Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

Liputan : Taufik Hidayat

Editor : Redaksi jurnal8.id

Jurnal 8 id

  • Penulis: jurnal8.id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respons Cepat Pulihkan Tekanan Air, PERUMDAM TKR Rekayasa Aliran Jaringan Perpipaan di Kosamb

    Respons Cepat Pulihkan Tekanan Air, PERUMDAM TKR Rekayasa Aliran Jaringan Perpipaan di Kosamb

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Danny M.P
    • visibility 10
    • 0Komentar

    TANGERANG – PERUMDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang bergerak cepat memulihkan layanan air bersih di wilayah Kosambi, Kabupaten Tangerang. Tim teknik lapangan diterjunkan untuk melakukan penanganan dan rekayasa aliran jaringan perpipaan guna memulihkan aliran sekaligus meningkatkan tekanan air secara bertahap, Sabtu (15/8/2026). Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas gangguan aliran yang dirasakan sebagian pelanggan […]

  • Sigap Tangani Banjir! PERUMDAM TKR Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Tangerang

    Sigap Tangani Banjir! PERUMDAM TKR Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Tangerang

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle jurnal8.id
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Tangerang – Banjir yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang menjadi perhatian serius berbagai pihak. Sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat terhadap situasi darurat tersebut, PERUMDAM TKR (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja) Kabupaten Tangerang turun langsung menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak banjir, Rabu (28/1/2026). Sebagai BUMD Air Minum, PERUMDAM […]

  • Presiden Prabowo Bertolak ke Sydney, Bahas Penguatan Kerjasama Indonesia–Australia

    Presiden Prabowo Bertolak ke Sydney, Bahas Penguatan Kerjasama Indonesia–Australia

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle jurnal8.id
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak ke Sydney, Australia, Selasa (11/11) siang, untuk melakukan kunjungan kenegaraan selama satu hari. Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan melakukan pertemuan tête-à-tête dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese serta menghadiri upacara kenegaraan yang dipimpin oleh Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn. Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas berangkat melalui Pangkalan […]

  • BNPB Serahkan Dana Tunggu Hunian dan Tinjau Pembangunan Huntara Tahap I di Kabupaten Lima Puluh Kota

    BNPB Serahkan Dana Tunggu Hunian dan Tinjau Pembangunan Huntara Tahap I di Kabupaten Lima Puluh Kota

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle jurnal8.id
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Lima Puluh Kota, Sumatera Barat – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menyerahkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) sekaligus meninjau pembangunan Hunian Sementara (Huntara) tahap I di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Selasa (6/1/2026). Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Sekretaris Utama BNPB, Dr. Rustian, didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Lima Puluh […]

  • Kepala BGN Minta Maaf atas Insiden Mobil MBG yang Tabrak Siswa di Jakarta Utara

    Kepala BGN Minta Maaf atas Insiden Mobil MBG yang Tabrak Siswa di Jakarta Utara

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle jurnal8.id
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 Desember 2025 — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak puluhan siswa di SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menjenguk para korban di RSUD Koja, Kamis siang. Dengan mata berkaca-kaca, Dadan mengakui adanya kelalaian […]

  • Hilal Tidak Terlihat di Masjid KH Hasyim Asy’ari, Awal Ramadan Tunggu Sidang Isbat

    Hilal Tidak Terlihat di Masjid KH Hasyim Asy’ari, Awal Ramadan Tunggu Sidang Isbat

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle jurnal8.id
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Februari 2026 – Hasil pemantauan hilal di Masjid KH Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, menunjukkan hilal tidak terlihat. Berdasarkan perhitungan hisab, posisi bulan masih berada di bawah ufuk dengan ketinggian minus derajat, sehingga tidak memenuhi kriteria visibilitas. Pemantauan hilal digelar oleh PWNU DKI Jakarta melalui Lembaga Falakiyah sejak menjelang matahari terbenam. Tim melakukan pengamatan […]

expand_less