Jakarta, 18 Februari 2026 – Curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir menyebabkan ribuan makam di TPU Budi Dharma Semper, Cilincing, Jakarta Utara, terendam banjir.
Genangan air setinggi 10 hingga 50 sentimeter merendam sedikitnya enam blok area pemakaman. Total sekitar 2.400 makam dilaporkan tergenang akibat luapan air yang belum surut hingga Rabu siang.
Sejauh mata memandang, permukaan air menutupi area yang di bawahnya terdapat ratusan makam. Kondisi ini membuat para peziarah yang hendak berdoa di pusara keluarga harus berjalan ekstra hati-hati. Mereka melangkah perlahan dari satu makam ke makam lainnya untuk menghindari terpeleset maupun menginjak nisan yang tak terlihat karena tertutup air.

Tak hanya menutup nisan, genangan air juga membawa material sampah yang mengganggu kebersihan lingkungan pemakaman. Beberapa makam bahkan terlihat mengalami kerusakan akibat terjangan air dan material yang terbawa arus.
Kondisi ini diperparah dengan letak area TPU yang diketahui berada sekitar satu meter lebih rendah dari wilayah sekitarnya. Selain itu, sistem saluran drainase yang belum optimal membuat air hujan sulit mengalir keluar dari area pemakaman.

Hingga kini, genangan masih terlihat di sejumlah titik, sementara warga berharap ada langkah cepat dari pihak terkait untuk memperbaiki sistem drainase serta mencegah banjir serupa kembali terjadi.
Peliput : Danny M.P
Editor : Redaksi jurnal8.id
