Tangerang — Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa syukur serta memperkuat kebersamaan selama bulan Ramadan. Ajakan itu disampaikan saat kegiatan Safari Ramadan di Masjid Jami’atul Khoir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (1/3/2026).
Menurut Andra Soni, kondisi wilayah Provinsi Banten yang aman dan kondusif patut disyukuri. Dengan situasi tersebut, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan ibadah puasa dengan tenang.
“Kita harus bersyukur karena di wilayah kita masih bisa beraktivitas dengan aman dan menjalankan ibadah dengan tenang,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Banten yang perlu terus diperbaiki. Karena itu, melalui Safari Ramadan tersebut, ia bersama jajaran Pemerintah Provinsi Banten memohon doa dan dukungan masyarakat agar dapat menjalankan amanah dengan baik.
“Kami memohon doa agar diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menjalankan tugas melayani masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, Safari Ramadan menjadi sarana penting untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, silaturahmi dapat membuka jalan bagi kelancaran berbagai urusan pemerintahan serta pelayanan publik.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menilai Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Ini bukan hanya rutinitas, tetapi bagaimana kita meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan,” ujarnya.
Sachrudin juga menegaskan bahwa pembangunan di Kota Tangerang tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan nilai-nilai keagamaan serta peningkatan ilmu pengetahuan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media menjadi kunci dalam mendorong kemajuan Kota Tangerang.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Banten juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat. Bantuan itu antara lain kursi roda, tongkat ketiak, paket sembako, bantuan bagi guru ngaji dan marbot, serta bantuan insidental untuk tingkat SLTA.
Selain itu, disalurkan pula bantuan pengadaan air bersih, bantuan rumah layak huni dari BAZNAS, bantuan sarana dan prasarana tempat ibadah, bantuan untuk lembaga pendidikan keagamaan, serta bantuan di bidang kesehatan.
Sumber : Bantenprov.go.id
Editor : Redaksi jurnal8.id
