Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menggelar konferensi pers untuk menyampaikan perkembangan terbaru penanganan pascabencana di wilayah Sumatera. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Dalam konferensi pers tersebut, Satgas melaporkan bahwa dari total 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sebanyak 27 kabupaten/kota telah kembali berfungsi normal. Sementara itu, 15 kabupaten/kota lainnya berada dalam kondisi mendekati normal.
Juru Bicara Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Amran, menjelaskan bahwa indikator “mendekati normal” menunjukkan hampir seluruh fungsi pemerintahan dan pelayanan masyarakat telah berjalan kembali.

“Masih terdapat 10 daerah di tiga provinsi terdampak yang memerlukan atensi khusus dari pemerintah,” ujar Amran.Selain itu, Amran juga menyampaikan bahwa jumlah pengungsi mengalami penurunan signifikan. Dari sebelumnya lebih dari dua juta jiwa, kini jumlah pengungsi tersisa sekitar 105 ribu orang dalam kurun waktu dua bulan sejak Desember 2025
.Banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada November 2025 lalu mengakibatkan banyak korban jiwa serta menimbulkan kerugian materil dan nonmateril yang cukup besar. Pemerintah melalui Satgas terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi guna memulihkan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak.
Liputan : Danny M.P
Editor : Redaksi jurnal8.id
