Immanuel Ebenezer Bantah Kesaksian di Sidang Kasus K3: “Tidak Sesuai Fakta”

Jakarta – Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, menanggapi kesaksian yang menyebut namanya dalam sidang kasus dugaan pemerasan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).

Noel dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepadanya. Ia menilai keterangan saksi dalam persidangan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan bahkan menyebut dirinya telah difitnah.

Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan terkait sertifikasi K3 itu menghadirkan enam terdakwa yang diperiksa sebagai saksi. Dalam jalannya persidangan, nama Immanuel Ebenezer turut disebut, yang kemudian memicu respons keras dari mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan tersebut.

Immanuel Ebenezer (Noel) menanggapi kesaksian yang menyebut namanya dalam sidang lanjutan (20/4) di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. (Dok Foto : Danny M.P / jurnal8.id)

Menurut Noel, terdapat sejumlah kejanggalan dalam kesaksian yang disampaikan di pengadilan. Salah satunya terkait waktu keterlibatannya yang dinilai tidak sesuai dengan fakta pelantikannya sebagai pejabat negara.

Ia juga menegaskan tidak mengetahui adanya praktik dana non-teknis sebagaimana disebutkan dalam persidangan. Bahkan, Noel mengaku tidak memahami istilah tersebut.

Selain itu, Noel membantah adanya permintaan uang yang dikaitkan dengan dirinya. Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak benar dan menantang pihak yang menuduh untuk membuktikannya di pengadilan.

“Ini tempat peradilan, tidak bisa orang berasumsi, harus berdasarkan fakta,” tegas Noel.

Dalam keterangannya, Noel juga mengakui pernah menerima hadiah berupa sepeda motor. Namun, ia menegaskan pemberian tersebut bukan atas permintaannya.

Ia pun menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada jaksa penuntut umum dan majelis hakim untuk menentukan kebenaran dalam perkara tersebut.

Sidang kasus ini masih akan berlanjut dengan agenda pemeriksaan dan pembuktian lebih lanjut.

Peliput : Danny M.P

Editor : Redaksi jurnal8.id

Jurnal 8 id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *