Jakarta – PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Penyesuaian harga ini berlaku untuk sejumlah produk, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Berdasarkan informasi dari situs resmi mypertamina.id, kenaikan paling mencolok terjadi pada Pertamax Turbo. Harga BBM jenis ini melonjak sebesar Rp6.300 per liter atau sekitar 48,1 persen, dari sebelumnya Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter.
Kenaikan harga tersebut berlaku di berbagai wilayah, termasuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, serta Nusa Tenggara Barat.
Selain Pertamax Turbo, Dexlite juga mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan. BBM jenis ini kini dibanderol Rp23.600 per liter, naik Rp9.400 atau sekitar 66,2 persen dari harga sebelumnya Rp14.200 per liter, dengan cakupan wilayah yang sama.
Sementara itu, Pertamina Dex turut mengalami penyesuaian harga menjadi Rp23.900 per liter. Harga tersebut meningkat Rp9.400 atau sekitar 64,8 persen dibandingkan sebelumnya yang berada di level Rp14.500 per liter.
Di sisi lain, Pertamina memastikan bahwa harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual seharga Rp10.000 per liter, sedangkan solar subsidi masih berada di angka Rp6.800 per liter. Adapun harga Pertamax juga tidak mengalami kenaikan dan tetap bertahan di level Rp12.300 per liter.
Sebagai informasi, harga BBM Pertamina dapat berbeda di tiap daerah. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh kebijakan pajak daerah serta biaya distribusi di masing-masing wilayah.
Sumber : mypertamina.id
Editor : Redaksi jurnal8.id
