Aktivitas Gunung Anak Krakatau Kembali Tinggi, PVMBG Sebut Potensi Letusan Masih Besar
- account_circle Danny M.P
- calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERANG, BANTEN — Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali meningkat setelah sempat dinyatakan menurun pada Senin, 7 September 2026. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut potensi terjadinya letusan dalam beberapa periode berikutnya masih tinggi.
Setelah episode erupsi menerus berakhir, Gunung Anak Krakatau tercatat mengalami enam kali erupsi strombolian. Aktivitas tersebut terjadi pada Minggu, 6 September 2026, baik pada pagi maupun malam hari, serta kembali terjadi pada Selasa, 8 September 2026 pagi.
Pada Selasa pagi, erupsi strombolian tercatat terjadi sebanyak tiga kali, yakni pada pukul 05.08, 05.34, dan 07.49 WIB.
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau juga berdampak pada peralatan pemantauan. Enam kamera CCTV milik Pos Pemantauan Gunung Api di Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, dilaporkan mengalami kerusakan akibat erupsi.
Kondisi tersebut menyebabkan kolom erupsi Gunung Anak Krakatau tidak dapat diamati secara langsung melalui kamera pemantauan. Meski demikian, hingga Selasa siang, tinggi kolom erupsi dilaporkan tidak terlihat.
PVMBG masih melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap perkembangan dinamika vulkanisme Gunung Anak Krakatau untuk mengetahui kondisi aktivitas gunung api tersebut.
Masyarakat dan pengunjung di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau diimbau tetap mengikuti informasi resmi serta rekomendasi dari PVMBG dan pihak berwenang terkait aktivitas vulkanik terbaru.
- Penulis: Danny M.P
- Editor: Redaksi jurnal8.id


Saat ini belum ada komentar