Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jurnal 8 id » Kapolda Banten Lepas 45 Personel Satbrimob untuk Misi Satgas Amole II ke Papua Tengah

Kapolda Banten Lepas 45 Personel Satbrimob untuk Misi Satgas Amole II ke Papua Tengah

  • account_circle Taufik Hidayat
  • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan melepas 45 personel Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Banten yang akan melaksanakan tugas dalam Satuan Tugas (Satgas) Amole II Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Papua Tahun 2026/2027. Kegiatan pelepasan tersebut dirangkaikan dengan Latihan Praoperasi (Latpraops) Satgas Amole II di Mapolda Banten, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi, Ketua Bhayangkari Daerah Banten beserta pengurus, para Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, personel Satbrimob yang akan bertugas, serta keluarga besar Bhayangkari.

Dalam arahannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa penugasan tersebut merupakan amanah sekaligus kehormatan bagi personel Satbrimob Polda Banten dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Ia meminta seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme, serta senantiasa menjaga nama baik satuan dan institusi Polri.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme. Ingat, rekan-rekan tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa kehormatan satuan, Polda Banten, dan institusi Polri,” tegas Kapolda Banten.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan dan keamanan selama pelaksanaan tugas. Menurutnya, kekompakan, kewaspadaan, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan di wilayah penugasan.

Selain kesiapan operasional, Kapolda Banten menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Personel Brimob diharapkan mampu bertindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus menghormati adat istiadat dan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Jadilah personel Brimob yang tegas dalam bertindak, namun tetap humanis dalam melayani masyarakat. Hormati adat istiadat dan kearifan lokal, serta bangun kepercayaan masyarakat di wilayah penugasan,” pesannya.

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa 45 personel tersebut telah menjalani pembekalan dan persiapan untuk menghadapi penugasan di Papua Tengah. Sebelum diterjunkan ke lapangan, para personel akan mengikuti latihan praoperasi lanjutan selama satu bulan di Cikeas, kemudian melaksanakan penugasan selama kurang lebih enam bulan.

Persiapan tersebut meliputi kesiapan fisik, mental, psikologis, serta peningkatan kemampuan taktis guna menghadapi kondisi dan tantangan di lapangan. Melalui pembekalan ini, seluruh personel diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan penugasan, menjaga soliditas, serta melaksanakan tugas sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten menjelaskan bahwa salah satu fokus penugasan Satgas Amole adalah mendukung pengamanan objek vital nasional, termasuk kawasan operasional PT Freeport Indonesia. Kehadiran personel diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif sehingga aktivitas operasional di kawasan tersebut dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

“Keberhasilan penugasan bukan hanya diukur dari terlaksananya misi, tetapi juga dari keselamatan seluruh personel dan kepercayaan masyarakat yang berhasil kita jaga,” ujarnya.

Menutup arahannya, Kapolda Banten menyampaikan doa dan harapan agar seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga kehormatan institusi, serta kembali ke Banten dalam keadaan selamat.

“Berangkatlah dengan kebanggaan, bertugaslah dengan kehormatan, dan kembalilah dengan selamat serta membawa prestasi. Saya beserta seluruh keluarga besar Polda Banten senantiasa mendoakan agar Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa, memberikan perlindungan, kekuatan, dan kelancaran dalam setiap langkah pengabdian rekan-rekan sekalian,” ungkapnya.

Pelepasan ini menjadi bentuk dukungan dan kepercayaan pimpinan kepada personel Satbrimob Polda Banten yang mendapat amanah melaksanakan tugas di luar wilayah. Dukungan keluarga juga menjadi bagian penting dalam memberikan semangat dan kekuatan bagi para personel selama menjalankan misi pengabdian.

Melalui penugasan Satgas Amole II, personel Satbrimob Polda Banten diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, menjaga keselamatan, serta mengedepankan pendekatan humanis demi mendukung keamanan dan kepercayaan masyarakat di wilayah penugasan.

Jurnal 8 id

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less