Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, Kemenpora Genjot Program Magang untuk Perluas Peluang Kerja Generasi Muda
- account_circle Danny M.P
- calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, 13 Oktober 2026 – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus mendorong peningkatan kualitas dan kompetensi generasi muda agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja. Menjelang peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028, Kemenpora memperluas akses program magang bagi pemuda melalui kolaborasi dengan organisasi kepemudaan dan dunia usaha.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan, penguatan kualitas pemuda menjadi salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan masa depan bangsa. Upaya tersebut dilakukan agar generasi muda tidak hanya memiliki pengalaman berorganisasi, tetapi juga dibekali keterampilan dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Salah satu langkah yang didorong Kemenpora adalah membuka kesempatan magang bagi pemuda, termasuk anggota organisasi Cipayung Plus. Melalui kerja sama dengan perusahaan, program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman profesional sekaligus memperluas wawasan generasi muda di bidang ekonomi dan dunia usaha.
Erick Thohir mengungkapkan, program magang bagi pemuda Cipayung Plus telah mulai berjalan. Dua individu disebut telah mendapatkan kesempatan mengikuti program magang di PT Pegadaian. Selain itu, Kemenpora juga mendorong keterlibatan perusahaan swasta agar semakin banyak pemuda memperoleh pengalaman dan perspektif baru mengenai dunia kerja.
“Kita sedang mendorong ke depan juga ada perbaikan undang-undang kepemudaan. Yang di mana kita harapkan nanti di tahun 2028 kita punya seperti apa masa depan kepemudaan nasional,” ujar Erick Thohir.
Ia juga menyampaikan bahwa program magang tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi pemuda untuk mengembangkan kemampuan di luar aktivitas organisasi dan politik. Dengan pengalaman langsung di lingkungan kerja, generasi muda diharapkan semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi dan berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
Selain memperluas akses magang, Kemenpora menyiapkan penyelenggaraan Indonesia Youth Summit, yang direncanakan melibatkan sekitar 160 pemuda terpilih melalui proses seleksi dengan melibatkan pemerintah daerah.
Forum tersebut akan menjadi ruang diskusi, pertukaran gagasan, serta penyampaian aspirasi generasi muda mengenai berbagai isu strategis. Sejumlah topik yang akan dibahas antara lain ekonomi hijau, kesetaraan gender, perluasan kesempatan bagi generasi muda, dan kesehatan mental.
Melalui Indonesia Youth Summit, pemerintah berharap pemuda dapat berperan aktif dalam merumuskan gagasan dan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. Keterlibatan generasi muda juga diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan berbagai pemangku kepentingan.
Penguatan kompetensi, perluasan kesempatan magang, serta keterlibatan dunia usaha menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda menuju satu abad Sumpah Pemuda pada 2028. Dengan akses terhadap pengalaman kerja dan pengembangan kapasitas yang lebih luas, pemuda diharapkan mampu mengambil peran strategis dalam memanfaatkan bonus demografi dan memperkuat perekonomian nasional.
- Penulis: Danny M.P
- Editor: Redaksi jurnal8.id


Saat ini belum ada komentar