Menkeu: Kinerja APBN hingga September 2026 Tetap Sehat, Pendapatan Negara Tumbuh 25,5 Persen
- account_circle Danny M.P
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, 9 Oktober 2026 – Kementerian Keuangan mencatat kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir September 2026 masih berada dalam kondisi sehat dan sesuai jalur (on track). Capaian tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan negara yang mencapai 25,5 persen, sementara belanja negara meningkat 19 persen.
Berdasarkan laporan kinerja APBN hingga kuartal III 2026, pendapatan negara telah mencapai 74,2 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN. Capaian ini menunjukkan tren positif dalam penghimpunan penerimaan negara.
Salah satu kontributor utama berasal dari penerimaan pajak. Hingga akhir September 2026, realisasi penerimaan pajak tercatat mencapai Rp1.607 triliun atau tumbuh 24,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) juga mencatatkan kinerja positif. Realisasinya mencapai Rp492,3 triliun, bahkan telah melampaui target yang ditetapkan.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator positif bagi kondisi fiskal negara. Pemerintah terus memantau keseimbangan antara pendapatan dan belanja untuk menjaga keberlanjutan APBN.
Di sisi lain, kebutuhan belanja negara turut meningkat, antara lain dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia dan besarnya beban subsidi. Kondisi ini menuntut pengelolaan anggaran yang cermat agar kebutuhan belanja pemerintah tetap terpenuhi tanpa mengabaikan kesehatan fiskal.
Dengan capaian pendapatan yang terus meningkat, pemerintah berharap APBN tetap mampu menjalankan fungsinya sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung pembangunan nasional.
- Penulis: Danny M.P
- Editor: Redaksi jurnal8.id


Saat ini belum ada komentar