Basarnas Optimalkan Operasi Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selama Tujuh Hari
- account_circle Danny M.P
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PANDEGLANG, BANTEN — Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan operasi pencarian dan pertolongan atau SAR terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda akan dioptimalkan selama tujuh hari.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan pelaksanaan operasi tersebut mengacu pada standar pedoman internasional Aeronautical and Maritime Search and Rescue (IAMSAR). Hal itu disampaikan Syafii dalam konferensi pers di Posko SAR Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Kamis (10/9).
“Operasi terus kita laksanakan. Kalau mengacu kepada IAMSAR guidelines bahwa operasi ini akan dilaksanakan berturut-turut selama tujuh hari,” kata Syafii.
Menurut dia, pada hari ketujuh akan dilakukan rapat evaluasi dengan melibatkan berbagai unsur terkait, di antaranya Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta tim medis.
Evaluasi tersebut akan menentukan langkah selanjutnya dalam operasi pencarian dan pertolongan.
Untuk mempercepat proses pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan 11 kapal utama dari berbagai unsur. Armada tersebut terdiri atas kapal perang TNI Angkatan Laut, kapal Polairud Polri, kapal Basarnas, serta sejumlah kapal pendukung lainnya.
Operasi tersebut melibatkan sekitar 300 personel gabungan.
Memasuki hari ketiga, pencarian juga dilakukan secara masif dengan memperluas wilayah operasi menjadi enam sektor. Perluasan sektor ini dilakukan untuk meningkatkan cakupan pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hingga kini masih belum ditemukan.
Syafii menegaskan pemerintah bersama tim SAR gabungan akan terus berupaya menemukan para korban dan melakukan evakuasi dalam kondisi selamat.
Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dimaksimalkan hingga batas waktu evaluasi yang telah ditetapkan sesuai pedoman operasi SAR.
- Penulis: Danny M.P
- Editor: Redaksi jurnal8.id


Saat ini belum ada komentar