Polda Banten Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Gunung Anak Krakatau Masih Level III Siaga
- account_circle Danny M.P
- calendar_month Senin, 7 Sep 2026
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SERANG – Polda Banten menyampaikan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang hingga kini masih berstatus Level III (Siaga). Masyarakat, wisatawan, pengunjung, dan pendaki diimbau tetap tenang serta mematuhi rekomendasi keselamatan yang telah dikeluarkan pemerintah.
Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), periode pengamatan Senin, 7 September 2026 pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga).
“Kondisi kegempaan tercatat fluktuatif, dengan tremor menerus terekam pada amplitudo 3–20 mm dan dominan 8 mm,” ujar Kombes Pol Maruli pada Senin (7/9/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut perlu disikapi dengan kewaspadaan sebagai langkah antisipasi. Masyarakat maupun wisatawan diminta tidak melakukan aktivitas di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau sesuai rekomendasi PVMBG.
“Masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki diimbau untuk mematuhi rekomendasi PVMBG dengan tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif,” katanya.
Selain kewaspadaan terhadap aktivitas gunung api, Polda Banten juga mengingatkan masyarakat yang terdampak abu vulkanik agar memperhatikan keselamatan dan kesehatan saat melakukan pembersihan.
Kombes Pol Maruli menjelaskan, abu vulkanik dapat mengganggu sistem pernapasan serta menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan menggunakan alat pelindung diri, terutama ketika membersihkan abu vulkanik.
“Abu vulkanik dapat mengganggu pernapasan dan menyebabkan iritasi pada mata maupun kulit. Karena itu, masyarakat sebaiknya menggunakan masker, kacamata, sarung tangan, pakaian lengan panjang dan alas kaki tertutup saat membersihkan abu,” tuturnya.
Polda Banten juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat diminta memperoleh informasi mengenai perkembangan Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi pemerintah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas sumbernya. Masyarakat cukup mengikuti perkembangan melalui informasi resmi dari PVMBG, pemerintah daerah, dan kepolisian,” tutup Kombes Pol Maruli.
Polda Banten memastikan imbauan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah kepanikan di tengah perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
- Penulis: Danny M.P
- Editor: Redaksi jurnal8.id
- Sumber: Humas Polda Banten


Saat ini belum ada komentar