Pemerintah Siapkan Insentif Transportasi dan Diskon Tiket Pesawat untuk Jaga Daya Beli Masyarakat di Semester II 2026
- account_circle jurnal8.id
- calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
- visibility 23
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, 27 Mei 2026 – Pemerintah menyiapkan sejumlah insentif transportasi dan program ketenagakerjaan guna menjaga daya beli masyarakat pada semester II tahun 2026. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur sekolah hingga Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai insentif transportasi darat dan udara sebagai upaya menjaga konsumsi masyarakat di tengah momentum liburan.
Untuk masa libur sekolah, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp190 miliar. Program tersebut ditargetkan menjangkau 3.074.889 penerima manfaat.
“Untuk liburan sekolah disiapkan anggaran sebesar Rp190 miliar, penerima manfaatnya sebesar 3.074.889 orang,” ujar Airlangga Hartarto.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan insentif transportasi untuk periode Natal dan Tahun Baru dengan total anggaran sebesar Rp161,4 miliar. Program ini ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 2,87 juta penerima manfaat.
Di sektor penerbangan, pemerintah kembali memberikan diskon tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Untuk program diskon tiket pesawat selama libur sekolah, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp472,7 miliar dengan target penerima manfaat sebanyak 2,3 juta penumpang.
Sementara itu, pada periode Natal dan Tahun Baru, pemerintah menyiapkan fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) dengan total anggaran mencapai Rp722 miliar. Program tersebut ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 3,7 juta penumpang pesawat.
Melalui berbagai insentif tersebut, pemerintah berharap konsumsi masyarakat tetap terjaga dan dapat memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi nasional sepanjang semester kedua tahun 2026.
Peliput : Danny M.P
Editor : Redaksi jurnal8.id
- Penulis: jurnal8.id


Saat ini belum ada komentar