Keluarga Noel Sebut Ada Kejanggalan Kasus, Soroti Peran Bobby dalam Aliran Dana

JAKARTA, 21 April 2026 — Keluarga terdakwa Immanuel Ebenezer atau Noel angkat bicara terkait proses hukum yang tengah dijalani. Mereka menilai terdapat sejumlah kejanggalan dalam perkara yang menyeret Noel, sekaligus menyoroti sosok lain yang dinilai lebih dominan dalam pusaran kasus tersebut.

Usai sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, pihak keluarga menyebut fakta persidangan justru menunjukkan aliran dana mengarah kepada sosok bernama Bobby. Dalam keterangan yang disampaikan, Bobby disebut sebagai pihak yang memberikan perintah terkait pengumpulan dan penggunaan dana non-teknis.
Silvie, Istri Noel, mempertanyakan asal-usul kekayaan yang dimiliki Bobby. Ia menyinggung status Bobby sebagai pegawai negeri sipil dengan jabatan rendah namun memiliki banyak aset, termasuk puluhan mobil dan motor mewah.

“Kalau dilihat dari fakta persidangan, dana non-teknis itu dibelanjakan untuk kendaraan dan aset lain. Pertanyaannya, itu semua dari mana asalnya,” ujar Silvie.
Pihak keluarga juga menyoroti pemberitaan yang selama ini dinilai menggiring opini seolah-olah kendaraan mewah tersebut terkait dengan Noel. Mereka menegaskan bahwa dalam persidangan terungkap kendaraan-kendaraan itu bukan milik Noel, melainkan milik Bobby dan keluarganya.

Silvie (Istri Noel) bersama Salvator (Kuasa Hukum) menanggapi sejumlah kejanggalan pada sidang lanjutan kasus K3 (21/4). (Dok. Foto : Danny M.P / jurnal8.id)

Selain itu, keluarga membantah tudingan intimidasi yang sempat diarahkan kepada mereka. Silvie menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tekanan terhadap pihak manapun, termasuk keluarga Bobby. Ia mengaku hanya sempat memperkenalkan diri melalui pesan singkat tanpa adanya komunikasi lanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Silvie, Salvator, menegaskan bahwa langkah Noel mengembalikan uang senilai Rp3 miliar merupakan bentuk itikad baik. Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan sebagai respons atas arahan dan proses hukum yang berjalan.

“Pengembalian itu menunjukkan itikad baik beliau. Itu poin penting yang harus dilihat,” kata Salvator.

Keluarga Noel juga menilai bahwa konstruksi perkara masih perlu didalami lebih lanjut, terutama terkait kepemilikan aset dan aliran dana yang terungkap di persidangan. Mereka berharap proses hukum berjalan objektif dan mengungkap pihak yang sebenarnya paling bertanggung jawab.

Sementara itu, Noel sebelumnya secara tegas menyatakan tidak pernah melakukan tindak korupsi. Ia bahkan menyebut siap menerima hukuman berat apabila terbukti bersalah, sekaligus menilai kasus yang menjeratnya sarat kejanggalan dan cenderung seperti jebakan.

Peliput : Danny M.P
Editor : Redaksi jurnal8.id

Jurnal 8 id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *