Anggaran Pendidikan APBN 2026 Capai Rp574,2 Triliun, Pemerintah Siapkan Kenaikan pada 2027
- account_circle Danny M.P
- calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA – Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp574,2 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Anggaran tersebut difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan siswa, guru, dosen, dan tenaga kependidikan, serta mendukung perbaikan infrastruktur sekolah dan perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Berdasarkan pemaparan kinerja dan fakta APBN (9/10), hingga September 2026 alokasi anggaran pendidikan disalurkan melalui berbagai program, mulai dari Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan total alokasi sebesar Rp184 triliun.
Selain itu, pemerintah mengalokasikan Rp177,9 triliun untuk guru, dosen, dan tenaga pendidik dalam bentuk pembayaran gaji serta tunjangan profesi. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran.
Sementara itu, anggaran sebesar Rp204,1 triliun digunakan untuk mendukung operasional dan perbaikan fasilitas sekolah serta kampus. Pendanaan tersebut disalurkan melalui sejumlah program, di antaranya Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD), dan layanan pendidikan lainnya.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa anggaran pendidikan menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Ke depan, pemerintah juga merencanakan peningkatan anggaran pendidikan menjadi Rp824 triliun dalam Rancangan APBN (RAPBN) 2027. Peningkatan alokasi tersebut ditujukan untuk mendukung akses pendidikan yang lebih baik, memaksimalkan layanan pembelajaran, serta meningkatkan kualitas lulusan nasional.
Dengan dukungan anggaran yang berkelanjutan, pemerintah berharap pemerataan akses pendidikan dan peningkatan mutu sumber daya manusia dapat terus diperkuat di seluruh wilayah Indonesia.
- Penulis: Danny M.P
- Editor: Redaksi jurnal8.id


Saat ini belum ada komentar