Polda Banten Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas, Banten Aman dan Nyaman
- account_circle Taufik Hidayat
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Serang — Polda Banten mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) demi mewujudkan situasi Banten yang aman, nyaman, dan kondusif.
Ajakan tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea, S.I.K., M.H., dalam talkshow bertajuk “Bersama Jaga Kamtibmas, Banten Aman dan Nyaman” yang disiarkan secara langsung melalui Radio Megaswara Serang 91,4 FM, Kamis (27/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Kombes Pol. Maruli menyampaikan bahwa secara umum situasi Kamtibmas di wilayah Banten hingga saat ini berada dalam kondisi aman dan kondusif. Kondisi tersebut memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari, bekerja, berusaha, serta berinteraksi dengan lingkungan secara lancar dan nyaman.
“Alhamdulillah, sampai dengan hari ini situasi Banten dalam keadaan aman dan kondusif. Masyarakat dapat menjalankan aktivitas, bekerja, berusaha dan berinteraksi dengan lingkungan dengan lancar dan nyaman. Kondisi ini tentu tidak terlepas dari kerja keras kepolisian serta dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat,” ujar Maruli.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Masyarakat juga memiliki peran penting melalui kepedulian terhadap lingkungan, saling menjaga, serta segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan maupun tindak kriminal.
Polda Banten mengingatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian untuk tidak ragu melapor. Laporan dapat disampaikan dengan mendatangi kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan Kepolisian 110 yang dapat diakses secara gratis.

Kabid Jumas Polda Banten, Kombes Pol. Maruli saat wawancara di Salah satu radio Seran, Banten
Polda Banten Bantu Masyarakat Cek Kendaraan Hilang
Polda Banten juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan, khususnya mobil losbak atau mobil bak terbuka, untuk melakukan pengecekan.
Masyarakat yang merasa kehilangan kendaraan tersebut dapat datang langsung ke Polda Banten dengan membawa bukti kepemilikan kendaraan yang sah. Selanjutnya, petugas akan membantu melakukan pengecekan berdasarkan data dan kendaraan yang tersedia.
“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan mobil losbak atau mobil bak terbuka agar dapat datang langsung ke Polda Banten. Silakan membawa dan menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan. Kami akan membantu melakukan pengecekan sesuai dengan data dan kendaraan yang ada,” kata Maruli.
Peduli Warga Terdampak Kekeringan
Selain menjaga Kamtibmas, Polda Banten bersama Polres jajaran juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah.
Kondisi kekeringan membuat sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai bentuk respons, Polda Banten bersama jajaran telah menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Serang, Tirtayasa, dan Pontang, dengan total sekitar 59 tangki air.
“Kami dari Polda Banten tentu merasa prihatin dengan adanya beberapa titik wilayah di Banten yang terdampak kekeringan. Kami memahami dan merasakan bagaimana keresahan masyarakat ketika mengalami kekurangan air untuk kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.
Maruli juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih akibat kekeringan untuk menghubungi layanan Kepolisian 110. Polda Banten bersama Polres jajaran, kata dia, akan berupaya memberikan respons sesuai dengan kemampuan yang tersedia.
Warga Diminta Tidak Membuka Lahan dengan Membakar
Dalam talkshow tersebut, Polda Banten turut mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Kondisi cuaca yang kering dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menyebar dan sulit dikendalikan, sehingga berpotensi membahayakan masyarakat serta lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sekilas mungkin terlihat sebagai cara yang mudah, tetapi api dapat dengan cepat menyebar dan menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan. Mari kita jaga lingkungan dan cegah bersama terjadinya kebakaran lahan,” tegas Maruli.
Masyarakat pun diminta memilih metode yang lebih aman dalam melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan guna mencegah terjadinya kebakaran.
Orang Tua Diminta Lindungi Generasi Muda dari Balap Liar
Polda Banten juga memberikan perhatian terhadap fenomena kenakalan remaja, khususnya aksi balap liar yang dapat mengganggu ketertiban sekaligus membahayakan keselamatan pengendara dan pengguna jalan lainnya.
Kombes Pol. Maruli mengajak para orang tua untuk meningkatkan perhatian, pengawasan, serta memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri maupun masa depan mereka.
“Kepada adik-adik dan anak-anak kita, sayangi diri sendiri dan sayangi keluarga. Jangan melakukan balap liar di jalan raya. Jalan raya bukan tempat untuk menguji kecepatan atau keberanian. Ada keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain yang harus kita jaga,” ujarnya.
Ia mendorong para remaja menyalurkan energi dan minat melalui kegiatan positif, kreatif, dan bermanfaat sehingga dapat mengembangkan potensi diri tanpa mempertaruhkan keselamatan.
Polda Banten menegaskan bahwa terciptanya situasi yang aman dan nyaman membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, orang tua, hingga generasi muda.
“Mari kita pertahankan situasi Banten yang aman dan kondusif ini. Keamanan adalah kebutuhan kita bersama dan untuk mewujudkannya diperlukan kepedulian kita bersama. Bersama kita jaga Kamtibmas, bersama kita wujudkan Banten yang aman dan nyaman,” tutup Maruli.
- Penulis: Taufik Hidayat
- Editor: Redaksi jurnal8.id
- Sumber: Humas Polda Banten


Saat ini belum ada komentar